SEMARANG - Film pendek Kau adalah Aku yang Lain (KAAL), video pemenang kategori film pendek dalam Police Movie Festival IV 2017, menuai kontroversi. Namun, Wakil Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Abdul Haris Ma'mum menilai video berdurasi 7 menit 41 detik itu justru sarat dengan pesan-pesan penting kemanusiaan. Terutama soal toleransi antarumat beragama. Menurut Abdul Haris, kontroversi terhadap tafsir sebuah karya - dalam hal ini film pendek KAAL - sah-sah saja. Meski begitu, jika ditonton dengan seksama dan utuh, sebenarnya film tersebut sangat bagus, baik dari sisi sinematrografi maupun isi cerita dan pesan yang ingin disampaikan. (videonya dapat dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=alDIdw5Xmsg ). "Film ini layak menang karena memang bagus. Edukatif juga. Film bagus memang selalu memiliki dimensi dialektika. Film terbuka untuk dikritisi. Tapi, untuk film ini, saya menyarankan untuk menontonnya secara utuh, jangan sepotong-sepotong. Sebab, ya nanti jadiny...