Langsung ke konten utama

Asops Kapolri Pastikan Sorong dan Papua Aman Dan Kondusif

Kapolres Sorong Akbp Moch. Rudy Prasetyo, Sik di dampingi Waka Polres Sorong Kompol Zonievpendi, Sik serta para perwira Polres Sorong menerima kunjungan Asops Kapolri Irjen. Pol. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. bersama rombongan di Polres Sorong, Senin (21/08/2017) pukul 15.30 Wit.
Hadir dalam kunjungan tersebut Kapolda Papua Barat Brigjen Pol. Drs. Rudolf Alberth Rodja, Karo ops Polda Papua Barat Kombes Pol. Moch. Sagi Dharma Adhyakta, SH, Dir Intelkan Polda Papua Barat Kombes Pol. Dedi Wiratmo, Sik, Dir Pol Air Polda Papua Barat Kombes Pol. Giuseppe Reinhard Gultom, Sik, Kasat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol. Desman Sujaya Tarigan, SH, dan Kapolres Sorong Kota serta para perwira Polres Sorong.
Di dalam kunjungan tersebut Asops Kapolri Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. memberikan keterangan kepada awak media baik cetak maupun elektronik bahwa masyarakat harus tunjukan Papua Barat aman, oleh karena itu perbedaan yang selama ini terjadi harus dihilangkan dan harus bersatu, bergandengan tangan maupun saling memiliki antara satu dengan yang lain, ucap Asops Kapolri Irjen Pol.Drs Mochamad Irawan,SH.,MM.,MH,
Kemudian di katakan Asops Kapolri akan memantau secara langsung kesiapan personil pengamanan pelantikan Bupati dan Wakil Bupti Kabupaten Sorong, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat maupun Wali Kota dan Wakil Kota Sorong yang di rencanakan akan berlangsung pada hari Selasa tanggal 22 Agustus 2017, selanjutnya Asops Kapolri menyampaikan cukup terkesima dengan pembangunan di Sorong yang saat ini sudah berkembang pesat, oleh karena itu kita harus bangga memiliki jadi masyarakat Papua Barat, kata Asops Kapolri kepada awak media, selanjutnya dari hasil koordinasi yang dilakukan dengan Kapolda Papua Barat, seluruh personil telah siap dalam mengamankan jalanya pelantikan baik di Kabupsten Maybrat, Kabupaten Sorong, Kota Sorong maupun Manokwari tempat berlasungnya pelantikan, kemudian Asops Kapolri menambahkan bahwa fokus pengamanan kami ada di Maybrat 1000 personil ditempat disana, usai dari sini kami akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Maybrat dan kami akan berada disana hingga situasi benar-benar kondusif, ucap Asops Kapolri, setelah selesai memantau situasi di Kabupaten Maybrat rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Timika.
Sementara itu Kapolres Sorong Akbp Moch. Rudy Prasetyo, Sik mengatakan bahwa dengan adanya kehadiran Asop Kapolri dan rombongan akan memberikan semangat baru bagi seluruh Jajaran Polres Sorong dalam mengamankan jalanya pelantikan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUSUF KALLA: JEMPOL BUAT POLRI "UNGKAP SABU 1 TON"

Jakarta- Upaya Polda Metro jaya yang terdiri dari gabungan Ditresnarkoba Polda Metro dan Polresta Depok mengungkap penyeludupan Sabu 1 Ton mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Begitu juga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat jempol buat Polri, pria yang di akrab di panggil JK itu, memuji kinerja aparat kepolisian, menurutnya penagkapan tersebut merupakan prestasi baru, Sabtu (15/7/17).  JK juga menegaskan "penangkapan sabu 1 Ton kemarin merupakan terbesar saat ini, dan prestasi luar bisa, namun Jk juga menghimbau aparat kepolsian tak cepat puas dan meningkatkan kerjasama Internasional. JK juga berharap pelaku dapat hukuman yang berat, dengan tegas JK mengatakan "jadi ini memang harus diproses sangat berat, yang lebih kecil aja 1 kg bisa hukuman mati, apalagi yang 1 Ton", ujar JK, Sabtu (15/7/17) Memang tangkapan Sabu 1 Ton ini selain bernilai triliyunan Rupiah, juga dapat menyelematkan anak bangsa hingga 100 juta jiwa, artinya dengan tertangkapnya penyelud...

Ketua MUI: Umat Islam Tak Usah Ikut Aksi 287

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin mengimbau, umat Islam tidak terprovokasi sehingga turut menjadi peserta dalam aksi 287. JAKARTA  - Unjuk rasa besar yang rencananya diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilaksanakan di Jakarta pada Jumat esok, 28 Juli 2017. Rencana aksi tersebut akan diikuti 5.000 hingga 10.000 orang. Tujuan aksi  itu untuk memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru diterbitkan. Menurut Maruf, unjuk rasa adalah hal yang tidak perlu dilakukan. "Kalau (menurut) MUI sih, pemerintah, umat, tidak usah terprovokasi, tidak usah ikut (unjuk rasa 287). Itu (perihal keberlanjutan Perppu), sudah ada mekanismenya, bahwa pemerintah berhak, menurut Undang-undang membuat Perppu. Dan nanti Perppu itu akan diuji oleh DPR. Itu kan berjalan saja. Tidak usah ada tekanan-tekanan dari pihak mana pun. Saya kira itu," ujar Maruf di J...

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. S aksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "Ini su...