
Banjarmasin- Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Drs Rachmat Mulyana setelah mengikuti upacara bersama Gubernur Kalsel dan Kepala BNNP Kalsel, mengatakan " Peredaran Narkoba di Indonesia khususnya di Kalsel sudah berada pada tingkat yang memperihatinkan, Kamis (13/7/17).
Selanjutnya Rachmat Mulyana menegaskan meski banyak kasus yang diungkap, namun peredaran narkoba masih banyak terjadi berbagai daerah di Kalimantan Selatan, ujarnya, Kamis (13/7/2013).
Langkah serius Kapolda Kalsel ini di wujudkan dengan mempersiapkan pelatihan-pelatihan anggota termasuk melakukan inspeksi mendadak secara internal terlebih dahulu.
Belum lama ini Kapolda Kalsel ikut latihan beladiri bersama anggota,sebagai langkah antisipatif untuk mempersiapkan menghadapi tantangan di lapangan, sebagaimana kita ketahui kejahatan berkembang secara dinamis termasuk narkoba, maka menjadi penting membekali anggota dengan kemampuan beladiri untuk menghadapi tantangan tersebut, Ujarnya Jumat (14/7/17),
Rachmat juga menyampaikan jajaran Polda Kalsel akan fokus terhadap pemberantasan narkoba dan tidak segan-segan akan menindak tegas, karena narkoba ini telah menghancurkan generasi bangsa kita dan Narkoba juga tidak mengenal usia, jabatan, jenis kelamin, bahkan siapa saja bisa kena.
Harapan Rachmat Mulyana, karena polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari elemen masyarakat, maka dari mari kita tingkatkan kerjasama dan membangun Kalsel ini tanpa Narkoba, polisi ada karena rakyat.
Komentar
Posting Komentar