Langsung ke konten utama

Spektakuler Polresta Bandara Soetta Ungkap "Dua Mega Kasus" Sekaligus



Jakarta - Ribuan pil ekstasi dan psikotropika jenis Happy Five berhasil diamankan oleh petugas Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta. Hal tersebut dikatakan Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol Arif Rachman di Polresta Bandara Soekarno Hatta, Kamis (6/7/2017).

Sedikitnya sabu dengan berat sekitar 4.843,9 gram, ekstasi dengan total 16.400 butir, psikotropika jenis Happy Five dengan total 2.940 butir diamankan Polresta Bandara Soekarno Hatta.

“Barang bukti narkotika golongan I jenis sabu, ekstasi, dan Happy Five itu disimpan di apartemen atau safe house. Barang bukti sabu dibungkus menggunakan lakban warna cokelat berisi kristal putih seberat 4.843,9 gram yang disimpan di dalam kardus,” ujar Arif Rachman.

Selain itu, lanjut Arif, ditemukan pula ekstasi dan Happy Five yang disimpan di lemari kamar di dalam tas warna abu-abu. Kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan seberat 1,9 gram ditempelkan di dinding apartemen, serta ekstasi sebanyak 753 butir yang disimpan di dalam toples.
Arif Rachman Selaku Kapolres Bandara Soetta juga menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari info DPO kasus narkoba yang akan tiba di Jakarta dari Banjarmasin dengan menggunakan pesawat Batik Air. Pesawat tersebut akan tiba di Terminal 1 G Bandara Internasional Soekarno Hatta, atas nama AFR.

“Anggota piket Sat Resnarkoba sudah membagi personel dan memantau area kedatangan di Terminal 1 C Bandara lnternasional Soekarno Hatta. Sekitar Pukul 14.30 WIB, Kasat Resnarkoba Kompol Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan anggota piket Sat Resnarkoba berhasil mengidentifikasi DPO AFR dan langsung menangkapnya,” imbuh Kapolres.

Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta, Kompol Martua menjelaskan AFR langsung digeledah dan ditemukan sebuah kunci apartemen yang digunakan sebagai tempat penyimpanan narkotika.

“Dari hasil pengembangan diketahui pada Jumat (30/6/2017) sekira jam 16.00 WIB, di Apartemen Grand Emerald lantai 25 25/IE, ditemukan 6 bungkus plastik cokelat yang di dalamnya berisi sabu dengan berat sekitar 4843.9 gram,” katanya.

Tidak hanya itu, petugas juga menggeledah Apartemen Grand Emerald Lantai 5 05 WB dan ditemukan 1 bungkus plastik bening yang di dalamnya berisi sabu seberat 1.9 gram. Setelah itu petugas kembali melakukan penggeledahan di Apartemen Sunter Parkview Lantai 26 20 BA, dan ditemukan satu buah tas ransel berisi ekstasi dengan total 16.400 butir dan psikotropika jenis Happy Five dengan total 2.940 butir.

“Hari Sabtu (1/7/2017) lalu sekira jam 17.00 WIB di Kp. Pasir wangi Desa Cimekar, Kec. Cileunyi Kab. Bandung, Jawa Barat, juga diamankan 2 (dua) buah toples kaca yang di dalamnya berisi narkotika golongan 1 jenis ekstasi dengan total 753 butir,” tegasnya.



Selama lebaran kmrn, kami bekerja sama dg avsec dan imigrasi, kami mengamankan seseorg berinisial SPT yg akan berangkat ke Lombok. Kemudian melalui X Ray membawa barang yg di dalamnya ditemukan senjata api (pistol) kaliber 7,65mm bersama magasin berisi 21 butir yg dibungkus alumunium foil dimasukkan ke dalam tas dan terdeteksi avsec dan anggota kami yg di x ray telah di amankan  8 hp, 1 koper, 1 paspor 1 holster.  Selanjutmnya Kami lakukan penggeledahan di Kalisari ada 3 unit koper tapi masih belum kita temukan lagi barang2 bukti
Dari hasil pengenmbangan  keterangan pelaku . pelaku di jerat  Pasal 1 ayat 1 uu darurat ancaman 20 th penjara
Motifnya?
Ini sedang  kami dalami, menurut BAP, tersangka  mendapat  titipan dari inisial J dan J sedang  dikejar untuk pengembangan lebih lanjut
Dari hasil  keterangan Tersangka  udah beberapa  kali   TKW  arab saudi  sering bolak balik ke indonesia. 

Apakah ini Terkait isis?
Masih kita kembangkan , tapi ini adalah bentuk siap siaga kami untuk mencegah Lone Wolf  yg mentarget polisi.
Rencana dari para tersangka akan Pulang Kampung   Ke Lombok untuk pulang kampung 
Dari sini Polisi Akan tetap Melakukan  pengembangan  dan mencari tau siapa Si J ini.  imbuh Kapolres Bandar Soetta Kombes Pol Arif Rachman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUSUF KALLA: JEMPOL BUAT POLRI "UNGKAP SABU 1 TON"

Jakarta- Upaya Polda Metro jaya yang terdiri dari gabungan Ditresnarkoba Polda Metro dan Polresta Depok mengungkap penyeludupan Sabu 1 Ton mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Begitu juga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat jempol buat Polri, pria yang di akrab di panggil JK itu, memuji kinerja aparat kepolisian, menurutnya penagkapan tersebut merupakan prestasi baru, Sabtu (15/7/17).  JK juga menegaskan "penangkapan sabu 1 Ton kemarin merupakan terbesar saat ini, dan prestasi luar bisa, namun Jk juga menghimbau aparat kepolsian tak cepat puas dan meningkatkan kerjasama Internasional. JK juga berharap pelaku dapat hukuman yang berat, dengan tegas JK mengatakan "jadi ini memang harus diproses sangat berat, yang lebih kecil aja 1 kg bisa hukuman mati, apalagi yang 1 Ton", ujar JK, Sabtu (15/7/17) Memang tangkapan Sabu 1 Ton ini selain bernilai triliyunan Rupiah, juga dapat menyelematkan anak bangsa hingga 100 juta jiwa, artinya dengan tertangkapnya penyelud...

Ketua MUI: Umat Islam Tak Usah Ikut Aksi 287

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin mengimbau, umat Islam tidak terprovokasi sehingga turut menjadi peserta dalam aksi 287. JAKARTA  - Unjuk rasa besar yang rencananya diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilaksanakan di Jakarta pada Jumat esok, 28 Juli 2017. Rencana aksi tersebut akan diikuti 5.000 hingga 10.000 orang. Tujuan aksi  itu untuk memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru diterbitkan. Menurut Maruf, unjuk rasa adalah hal yang tidak perlu dilakukan. "Kalau (menurut) MUI sih, pemerintah, umat, tidak usah terprovokasi, tidak usah ikut (unjuk rasa 287). Itu (perihal keberlanjutan Perppu), sudah ada mekanismenya, bahwa pemerintah berhak, menurut Undang-undang membuat Perppu. Dan nanti Perppu itu akan diuji oleh DPR. Itu kan berjalan saja. Tidak usah ada tekanan-tekanan dari pihak mana pun. Saya kira itu," ujar Maruf di J...

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. S aksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "Ini su...