Langsung ke konten utama

POLRI Dan GNPF MUI Sepakat Membangun Negeri



Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kemarin pada hari selasa (13/6). Mengadakan acara buka puasa bersama dengan ulama MUI dan ulama GNPF MUI.

Dari jajaran Polri, hadir antara lain Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Umar Septono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan, Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto, Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, Kapolres Bandara Soetta Kombes Arif Rahman, dan Kapolres Bekasi Hero Henrianto.

Dari MUI hadir antara lain Ketua Umum KH Ma’ruf Amin, Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Sahadi, Wakil Sekretaris Natsir Zubaidi dan beberapa tokoh MUI lainnya. Hadir juga Ketua GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Zaitun Rasmin, Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi, Heri Sucipto, Imam P. Moeljadi, dan politisi PPP Umar Husin.

Dalam acara buka puasa bersama ini POLRI,MUI,dan GNPF MUI. Mereka Sepakat akan membangun umat islam yang penuh dengan toleransi agama sesuai dengan pancasila dan menghilangkan sifat radikalisme yang ada di Indonesia.

GNPF MUI yang biasa di kenal yang selalu PRO terhadap Rizieq Shihab dengan pahan radikalismenya kini telah berubah mendukung POLRI setelah Rizieq Shihab kabur dalam kasus chat sexnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUSUF KALLA: JEMPOL BUAT POLRI "UNGKAP SABU 1 TON"

Jakarta- Upaya Polda Metro jaya yang terdiri dari gabungan Ditresnarkoba Polda Metro dan Polresta Depok mengungkap penyeludupan Sabu 1 Ton mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Begitu juga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat jempol buat Polri, pria yang di akrab di panggil JK itu, memuji kinerja aparat kepolisian, menurutnya penagkapan tersebut merupakan prestasi baru, Sabtu (15/7/17).  JK juga menegaskan "penangkapan sabu 1 Ton kemarin merupakan terbesar saat ini, dan prestasi luar bisa, namun Jk juga menghimbau aparat kepolsian tak cepat puas dan meningkatkan kerjasama Internasional. JK juga berharap pelaku dapat hukuman yang berat, dengan tegas JK mengatakan "jadi ini memang harus diproses sangat berat, yang lebih kecil aja 1 kg bisa hukuman mati, apalagi yang 1 Ton", ujar JK, Sabtu (15/7/17) Memang tangkapan Sabu 1 Ton ini selain bernilai triliyunan Rupiah, juga dapat menyelematkan anak bangsa hingga 100 juta jiwa, artinya dengan tertangkapnya penyelud...

Ketua MUI: Umat Islam Tak Usah Ikut Aksi 287

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin mengimbau, umat Islam tidak terprovokasi sehingga turut menjadi peserta dalam aksi 287. JAKARTA  - Unjuk rasa besar yang rencananya diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilaksanakan di Jakarta pada Jumat esok, 28 Juli 2017. Rencana aksi tersebut akan diikuti 5.000 hingga 10.000 orang. Tujuan aksi  itu untuk memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru diterbitkan. Menurut Maruf, unjuk rasa adalah hal yang tidak perlu dilakukan. "Kalau (menurut) MUI sih, pemerintah, umat, tidak usah terprovokasi, tidak usah ikut (unjuk rasa 287). Itu (perihal keberlanjutan Perppu), sudah ada mekanismenya, bahwa pemerintah berhak, menurut Undang-undang membuat Perppu. Dan nanti Perppu itu akan diuji oleh DPR. Itu kan berjalan saja. Tidak usah ada tekanan-tekanan dari pihak mana pun. Saya kira itu," ujar Maruf di J...

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. S aksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "Ini su...