Langsung ke konten utama

POLDA METRO JAYA DALAM SEPEKAN RINGKUS RATUSAN ANGGOTA GENG MOTOR


Polda Metro Jaya dalam sepekan telah meringkus ratusan orang yang terlibat Geng Motor, pasalnya ratusan orang ini berulah dan meresahkan masyarakat, walaupun sebenarya keributan terjadi antar geng motor, seperti Geng Amerika, Inggris, Jepang, Prumpung dan lainnya, tapi kerap masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban.
Polres Jakarta Selatan merelease telah menangkap seorang anggota geng motor yang beraksi di kawasan Jagakarsa. Tersangka berinisial PH (25) itu diketahui membawa senjata tajam bersama teman-temannya sekitar 10 motor berboncengan melintas di Jl Raya Jagakarsa hingga Jl Kelapa Hijau (25/5/2017).
Polres Metro bekasi juga telah menangkap Puluhan anggota geng motor Tambun 45 dibekuk polisi di daerah Jatiwaringin, Kota Bekasi. Belasan menjadi tersangka kepemilikan senjata tajam dan dalam aksinya mereka dikenal sadis (26/5).
Begitu juga Polres Jakarta Pusat menangkap belasan geng motor bersenjata tajam beraksi di Jalan Salemba Raya‎, Senen, Jakarta Pusat dan kemudian ditangkap oleh Kepolisian dan anggota geng motor tersebut berjumlah 18 orang.
Beberapa aksi brutal geng motor ini telah mendapat perhatian dari publik, namun tidak usah takut, karena semua jajaran Polres di Polda Metro jaya telah meringkus ratusan anggota geng mtor dan membuat Tim Khusus untuk menanggulangi geng Motor (Jaguar, .
Kendati demikian yang diperlukan saat ini adalah informasi dari masyarakat apabila mendengar dan melihat aksi mereka, disamping Tim Jajaran Polres di Polda Metro Jaya sedang memburu geng motor yang meresahkan baik dijalanan, maupun penyebar isu di media sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUSUF KALLA: JEMPOL BUAT POLRI "UNGKAP SABU 1 TON"

Jakarta- Upaya Polda Metro jaya yang terdiri dari gabungan Ditresnarkoba Polda Metro dan Polresta Depok mengungkap penyeludupan Sabu 1 Ton mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Begitu juga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat jempol buat Polri, pria yang di akrab di panggil JK itu, memuji kinerja aparat kepolisian, menurutnya penagkapan tersebut merupakan prestasi baru, Sabtu (15/7/17).  JK juga menegaskan "penangkapan sabu 1 Ton kemarin merupakan terbesar saat ini, dan prestasi luar bisa, namun Jk juga menghimbau aparat kepolsian tak cepat puas dan meningkatkan kerjasama Internasional. JK juga berharap pelaku dapat hukuman yang berat, dengan tegas JK mengatakan "jadi ini memang harus diproses sangat berat, yang lebih kecil aja 1 kg bisa hukuman mati, apalagi yang 1 Ton", ujar JK, Sabtu (15/7/17) Memang tangkapan Sabu 1 Ton ini selain bernilai triliyunan Rupiah, juga dapat menyelematkan anak bangsa hingga 100 juta jiwa, artinya dengan tertangkapnya penyelud...

Ketua MUI: Umat Islam Tak Usah Ikut Aksi 287

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin mengimbau, umat Islam tidak terprovokasi sehingga turut menjadi peserta dalam aksi 287. JAKARTA  - Unjuk rasa besar yang rencananya diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilaksanakan di Jakarta pada Jumat esok, 28 Juli 2017. Rencana aksi tersebut akan diikuti 5.000 hingga 10.000 orang. Tujuan aksi  itu untuk memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru diterbitkan. Menurut Maruf, unjuk rasa adalah hal yang tidak perlu dilakukan. "Kalau (menurut) MUI sih, pemerintah, umat, tidak usah terprovokasi, tidak usah ikut (unjuk rasa 287). Itu (perihal keberlanjutan Perppu), sudah ada mekanismenya, bahwa pemerintah berhak, menurut Undang-undang membuat Perppu. Dan nanti Perppu itu akan diuji oleh DPR. Itu kan berjalan saja. Tidak usah ada tekanan-tekanan dari pihak mana pun. Saya kira itu," ujar Maruf di J...

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. S aksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "Ini su...