Langsung ke konten utama

MEMBANGGAKAN, PRESIDEN DAN KAPOLRI APRESIASI BHABINKAMTIBMAS “PEDULI PENDIDIKAN”



Selama ini kita sering melihat dan mendengar berita tentang Polri yang selalu disudutkan, bahkan keberadaanya dan prestasinya dianggap angin lalu dan banyak yang berpendapat itu sudah tugas pokoknya.

Kali ini kita bisa melihat bagaimana kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, berita ini perlu saya angkat agar masyarakat mengetahui bahwa sosok polisi adalah sahabat rakyat yang tugasnya melayani, dan mengayomi masyarakat.

Berita ini bukan sebagai pencitraan tapi perlu disebarluaskan, agar menjadi inspirasi beberapa pihak yang belum peduli tentang pentingnya sebuah knowledge bagi kemajuan generasi bangsa, terutama ketersedian referensi buku.

Brigadir Hudson siahaan Bhabinkamtibmas anggota Polsek Sekayam Polres sanggau Kalimantan Barat dan Brigadir Almuhalid Bhabinkamtibmas Polres Buton Polda Sultra, menggunakan motor dinas untuk melayani keterbatasan referensi dengan membuat perpustakaan keliling bagi anak-anak di perbatasan indonesia – malaysia.

Brigadir Dahmanto Bhabibkamtibmas Polres Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat melakukan hal sama menggunakan kendaraan pribadi suzuki escudo sebagai perpustakaan keliling. Kemudian Brigadir Arthur Hurulean Polres Maluku Tenggara agak sedikit berbeda, Dia membuat perpustakaan mini di Pos Yanmas Bhabinkamtibmas dan satpol PP di Pasar Langgun Maluku Tenggara.

Tanpa disadari oleh keempat Bhabinkamtibmas ini, kegiatan mereka diamati dan dinilai oleh team Staf Presiden dan Kemendibud, yang dinilai telah berbuat melebihi panggilan tugas, disamping melaksanakan tugas pokoknya sebagai anggota Polri, mereka telah turut berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Atas prestasi dan pengabdian yang mereka lakukan, Kapolri memberi penghargaan berupa ticket holder untuk mengikuti pendidikan Perwira mendatang, walau secara administratif mereka belum waktunya mengikuti pendidikan SIP, ujarnya (3/5/2017).

Selanjutnya Kapolri sangat menghargai ketulusan para Bhabinkamtibmas ini dalam melayani masyarakat, dan penghargaan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi para Bhabinkamtibmas lainnya di seluruh Indonesia untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan, tandasnya (3/5/2017).

Selain itu juga Presiden Jokowi kemarin sengaja memberikan penghargaan sekaligus meluangkan waktu bersama empat Bhabinkamtibmas tersebut untuk makan siang dan dialog, Ujar Bhabinkamtibmas yang mendapat penghargaan (3/5/2017).

Sedih rasanya dengan keterbatasan mereka dan gaji pas-pasan , tapi mereka peduli akan pentingnya pengetahuan bagi keberlangsungan anak bangsa, kiranya kita semua perlu mengapresiasi ketulusannya karena belum tentu kita bisa seperti mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUSUF KALLA: JEMPOL BUAT POLRI "UNGKAP SABU 1 TON"

Jakarta- Upaya Polda Metro jaya yang terdiri dari gabungan Ditresnarkoba Polda Metro dan Polresta Depok mengungkap penyeludupan Sabu 1 Ton mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Begitu juga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla angkat jempol buat Polri, pria yang di akrab di panggil JK itu, memuji kinerja aparat kepolisian, menurutnya penagkapan tersebut merupakan prestasi baru, Sabtu (15/7/17).  JK juga menegaskan "penangkapan sabu 1 Ton kemarin merupakan terbesar saat ini, dan prestasi luar bisa, namun Jk juga menghimbau aparat kepolsian tak cepat puas dan meningkatkan kerjasama Internasional. JK juga berharap pelaku dapat hukuman yang berat, dengan tegas JK mengatakan "jadi ini memang harus diproses sangat berat, yang lebih kecil aja 1 kg bisa hukuman mati, apalagi yang 1 Ton", ujar JK, Sabtu (15/7/17) Memang tangkapan Sabu 1 Ton ini selain bernilai triliyunan Rupiah, juga dapat menyelematkan anak bangsa hingga 100 juta jiwa, artinya dengan tertangkapnya penyelud...

Ketua MUI: Umat Islam Tak Usah Ikut Aksi 287

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin mengimbau, umat Islam tidak terprovokasi sehingga turut menjadi peserta dalam aksi 287. JAKARTA  - Unjuk rasa besar yang rencananya diselenggarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilaksanakan di Jakarta pada Jumat esok, 28 Juli 2017. Rencana aksi tersebut akan diikuti 5.000 hingga 10.000 orang. Tujuan aksi  itu untuk memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru diterbitkan. Menurut Maruf, unjuk rasa adalah hal yang tidak perlu dilakukan. "Kalau (menurut) MUI sih, pemerintah, umat, tidak usah terprovokasi, tidak usah ikut (unjuk rasa 287). Itu (perihal keberlanjutan Perppu), sudah ada mekanismenya, bahwa pemerintah berhak, menurut Undang-undang membuat Perppu. Dan nanti Perppu itu akan diuji oleh DPR. Itu kan berjalan saja. Tidak usah ada tekanan-tekanan dari pihak mana pun. Saya kira itu," ujar Maruf di J...

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. S aksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "Ini su...